Program Studi D III - Teknologi Pertambangan
SEJARAH
Politeknik Negeri Malang, awalnya bernama Program Diploma Teknik, Universitas Brawijaya didirikan oleh Pemerintah Indonesia dengan Tenaga Ahli dari Swiss Contact (SK.Dirjen DIKTI, MENDIKBUD No. 03/DJ/Kep/1979). Pada tahun 1982, melalui Kepres N0. 59 Tahun 1982 menjadi Fakultas Non Gelasr Teknologi dan menerima Mahasiswa angkatan I melalui 4 (empat) jurusan : Teknik Elektro, Teknik Listrik, Teknik Mesin dan Teknik Sipil. Tahun 1986 dibuka 3 (tiga) jurusan : Teknik Telekomunikasi, Akuntansi dan Administrasi Niaga. Tahun 1987 dibuka Jurusan Teknik Kimia.
Berdasarkan SK Mendikbud No. 0313/0/1991, dinamakan Politeknik Universitas Brawijaya sebagai penyelenggara program pendidikan D-III dengan 6 (enam) jurusan : Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik ELektro, Teknik Kimia, Akuntansi dan Administrasi Niaga. Berdasarkan SK MENDIKNAS No. 147/0/2004, Politeknik Universitas Brawijaya memperoleh status kemandirian dengan nama POLITEKNIK NEGERI MALANG (POLINEMA).
Program Studi D-III Teknologi Pertambangan berdiri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 398/KPT/I/2019 pada tanggal 20 Mei 2019, merupakan program studi ke 4 (empat) di Jurusan Teknik Sipil POLINEMA.
VISI
Menjadi Program Studi
vokasi yang unggul dalam persaingan global di bidang Teknologi Pertambangan
MISI
- Melaksanakan
pendidikan vokasi berbasis teknologi pertambangan yang berorientasi aplikasi, untuk menghasilkan
lulusan yang berdaya saing tinggi.
- Mendidik
mahasiswa sebagai manusia yang mandiri, beerpikir kritis, profesional, memiliki
jiwa wirausaha, dan memahami, kompleksitas global dan memiliki kepedulian
terhadap lingkungan.
- Melaksanakan
penelitian yang bersifat terapan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.
- Melaksanakan
pengabdian kepada mesyarakat sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
TUJUAN
- Menyelenggarakan
pendidikan dengan sistem manajemen yang transparan dan sistem informasi yang
berorientasi kepada otonomi perguruan tinggi guna mewujudkan suasana akademik
yang kondusif.
- Meningkatkan
mutu pendidikan dan pengajaran didukung fasilitas akademik yang mamadai selaras
dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
- Menyelenggarakan
penelitian terapan untuk menunjang perkembangan IPTEK yang mengarah kepada
pencapaian HAKI.
- Menyelenggarakan
penelitian kepada masyarakat yang ber-manfaat secara langsung dan dapat
meningkatkkan kesejahteraan masyarakat.
- Meningkatkan
penerimaan dan mafaat hasil kerjasama dengan berbagai pihak, baik dari dalam maupun dari luar negeri.
Progam studi D-III Teknologi Pertambangan, bekerjasama dengan BUMN dan perusahaan
tambang dirancang secara khusus guna menghasilkan tenaga ahli madya yang
kompeten di bidang pertambangan mineral dan batubara (Minerba) yang meliputi : kegiatan eksplorasi tambang, kegiatan
pengolahan – pemurniah hasil tambang dan kegiataan reklamasi - pasca tambang., serta
dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan tingkat Sarjana.
Kompetensi lulusan
Profil lulusan program studi
D-III Teknologi Pertambangan disusun mengacu
pada KKNI dan berdasarkan hasil kajian program studi sejenis di
Indonesia serta kompetensi yang dibutuhkan oleh industri. Menurut KKNI, lulusan
D-III setara dengan level V (lima) yang diposisikan sebagai teknisi menengah
bidang pertambangan. Adapun jenis atau posisi pekerjaan yang bisa di laksanakan
oleh lulusan D-III Teknologi Pertambangan antara lain sebagai:
- · Supervisor/Foreman Mine Operations (Production)
- Supervisor/Foreman Mine Drill and Blast
- Supervisor/Foreman Mine Health and Safety
- Mine Engineer
- Geotechnical Engineer
- Drill and Blast Technician
Peluang Kerja
Lulusan progam studi D-III Teknologi
Pertambangan berpeluang kerja di dunia usaha dan industri di antaranya
perusahaan bidang pertambangan minerba (kontraktor, konsultan, owner),
perusahaan pertambangan, industri alat berat, BUMN, Pegawai Negeri
Sipil/Militer, dan wirausaha.