Menjadi tolok ukur program studi di bidang industri konstruksi dalam persaingan global
Melaksanakan pendidikan vokasi berbasis teknologi informasi yang berorientasi aplikasi, untuk menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi.
Mendidik mahasiswa sebagai manusia yang mandiri, berfikir kritis, profesional, memiliki jiwa wirausaha dan memahami kompleksitas global.
Melaksanakan penelitian yang bersifat terapan dan pelayanan sesuai dengan kebutuhan industri dan masyarakat.
Menyelenggarakan pendidikan dengan sistem manajemen yang transparan dan sistem informasi yang berorientasi kepada otonomi perguruan tinggi guna mewujudkan suasana akademik yang kondusif
Meningkatkan mutu pendidikan dan pengajaran didukung fasilitas akademik yang memadai selaras dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. .
Menyelenggarakan penelitian terapan untuk menunjang perkembangan IPTEK yang mengarah kepada pencapaian HaKI.
Menyelenggarakan penelitian kepada masyarakat yang ber-manfaat secara langsung dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Meningkatkan penerimaan dan manfaat hasil kerjasama dengan berbagai pihak, baik dari dalam maupun dari luar negeri.
Progam studi Teknik Sipil D-III , konsentrasi bangunan gedung d rancang secara khusus guna menghasilkan tenaga ahli madya bidang bengunan gedung, yang memiliki kompetensi bidang manajerial, desain,dan pembuatan bangunan gedung ,yang berkarakter technopreneur , sadar mutudengan keunggulan kompettif yang beretika profesi. Progam studi Teknik Sipil D-III, konsentrasi bangunan sipil dirancang secara khusus guna menghasilkan tenaga ahli madya bidang bangunan air dan transportasi,yang memiliki komtensi bidang manajerial, desain,dan pelaksana bangunan air dan transportasi,yang berkarakter technopreneur , sadar mutu dengan keunggulan kompetitif yang beretika profesi.
Beberapa peluang kerja Lulusan Prodi D-III Teknik Sipil Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang antara lain :
Lulusan progam studi Teknik Sipil,telah berhasil terserap di dunia usaha dan industri , di antaranya perusahaan konstruksi bangunan (kontraktor,konsultan,developer),perusahaan pertambangan , industri alat berat ,BUMN,pegawai negri sipil/militer,dan wirausaha.
Beberapa fasilitas pendidikan dari jurusan teknik sipil politeknik negeri malang antara lain :
Laboratorium terdiri atas : Laboratorium bahan bangunan dan beton, Laboratorium bahan dan jalan, Laboratorium hidrolika, Laboratorium komputer, Laboratorium mekanika tanah, Laboratorium ukur tanah, Laboratorium struktur, Studio desain gambar
Bengkel terdiri atas : Bengkel kerja batu, Bengkel kerja beton, Bengkel kerja kayu, Bengkel kerja perancah, Bengkel kerja pipa, Bengkel kerja plat dan baja, Bengkel kerja drainase, Bengkel kerja bangunan jalan.
1. Mengaplikasikan keahlian Teknik Sipil dengan profesionalisme, kepemimpinan, kreativitas, dan memperhatikan dampak lingkungan menggunakan teknologi/aplikasi yang mutakhir untuk mendukung pekerjaan di sektor konstruksi khususnya bangunan gedung bertingkat. Penjelasan : PPM ini mencakup kemampuan menerapkan pengetahuan teknik sipil (LO-1), melaksanakan konstruksi (LO-2), memecahkan masalah rekayasa (LO-3), menggunakan teknologi yang mutakhir (LO-4) dan menggunakan manajemen proyek serta kepemimpinan (LO-5)
2. Memperluas wawasan keilmuan melalui pembelajaran berkelanjutan (lifelong learning) dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi atau memperoleh sertifikasi/izin praktik profesional di bidang Teknik Sipil. Penjelasan : PPM ini sejalan dengan LO-8 yang menekankan pembelajaran sepanjang hayat untuk pengembangan pengetahuan dan keterampilan.
3. Mengembangkan karir dan jiwa kewirausahaan, baik secara mandiri maupun dalam tim, dengan dukungan kemampuan komunikasi lisan dan tulisan yang efektif serta berlandaskan etika dan regulasi yang berlaku. Penjelasan : PPM ini terkait dengan kemampuan bekerja dalam tim dan komunikasi efektif (LO-6), serta kemampuan berkomunikasi lisan dan tulisan (LO-7), yang berlandaskan etika dan regulasi.
LO-1. Mampu menerapkan pengetahuan matematika, sains, dan dasar-dasar rekayasa dalam penyelesaian masalah ketekniksipilan yang bersifat rutin dan terstruktur dengan baik sesuai dengan standar dan prosedur yang berlaku.
LO-2. Memiliki kemampuan untuk mengenali, menganalisis serta menarik kesimpulan terkait pekerjaan konstruksi gedung yang didasarkan pada pertimbangan teknis yang tersedia.
LO-3. Mampu menyelesaikan permasalahan secara prosedural untuk mendukung data-data teknis konstruksi bangunan dengan memanfaatkan sumber daya yang relevan dengan mempertimbangkan K3L.
LO-4. Memilih dan memanfaatkan teknik, keterampilan, dan perangkat mutakhir misalnya piranti berbasis teknologi informasi dan komputasi, yang diperlukan untuk praktik rekayasa.
LO-5. Menggunakan konsep-konsep dasar manajemen proyek dan kepemimpinan dalam pekerjaan pelaksanaan, pengawasan, dan operasional konstruksi.
LO-6. Menjalankan peran dan fungsi secara efektif dalam tim serta memelihara jejaring kerja untuk mencapai tujuan yang tepat, sekaligus mengambil komitmen profesional dan bertanggung jawab secara etis dalam pelaksanaan pekerjaan.
LO-7. Berkomunikasi lisan maupun tulisan secara efektif dalam konteks ketekniksipilan.
LO-8. Mengenali dan menghayati proses belajar sepanjang hayat